Upaya Pemerintah Provinsi

Timeline

Upaya Pemerintah Daerah

  • Koordinasi antar intansi pemerintah daerah dan vertikal kian massif dilakukan.
  • Upaya-upaya taktis dengan cepat disiapkannya demi menghadapi segala kemungkinan terburuk terjadi.
  • Bekerja sama dengan pihak terkait, seperti TNI/Polri, juga kabupaten/kota melakukan tindakan pencegahan. Di antaranya, pembentuk Posko di pintu-pintu masuk Kaltara. Seperti Bandara dan Pelabuhan. Kedua, melakukan penyemprotan secara masif dan berkala di tempat-tempat umum.
  • Menyadari sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan negara lain, Gubernur melakukan langkah cepat, dengan menyurati Menteri Sabah, Malaysia. Hasilnya, positif tidak seperti di wilayah perbatasan lainnya, di Kaltara tidak ada pemulangn TKI dalam jumlah besar.
  • Menyiapkan Rumah Sakit Rujukan untuk pasien Covid-19. Yaitu di RSUD Tarakan (Rumah sakit milik Pemprov) dan RSUD Tanjung Selor. Kemudian melalui Surat Keputusan Gubernur, menambah tiga rumah sakit lagi. Yakni, RSUD Nunukan, RSU Kota Tarakan, dan RSUD Malinau.
  • Menambah ruang isolasi di RSUD Tarakan.
  • Menyiapkan laboratorium di RSUD Tarakan untuk bisa melakukan uji swab. Sementara sedang dikomunikasikan dengan Kementerian Kesehatan, sambil menunggu SK dan perangkat khusus untuk bisa uji swab.
  • Tak henti melalui berbagai media dan sarana, mensosialisasikan kepada masyarakat untuk mentaati kebijakan pemerintah, terkait pembatasan sosial untuk mencegah penyebaran virus. Yaitu dengan tetap di rumah, menjga jarak, pakai masket dan selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

17/03/2020

Pembentukan Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan COVID-19

Membentuk Tim Gugus Tugas Percepatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kaltara Nomor 188.44/K.-/2020 tentang Pembentukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltara.

19/03/2020

Penerapan Sistem Belajar dari Rumah dan WFH (Work From Home)

  • Pemprov melalui Gubernur mengeluarkan kebijakan, sebagai turunan kebijakan pemerintah (pusat), yakni menerapkan kegiatan belajar dari rumah dengan sistem online bagi siswa SMA/SMK/SLB mulai 20 Maret. Juga penerapan kebijakan bekerja dari rumah bagi para pegawai.
    • Tanggal 19 Maret: Surat Edaran Nomor 045.4/0366.4/GUB tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Resiko Penularan Infeksi COVID-19 pada Satuan Pendidikan SMA/SMK/SLB Provinsi Kaltara
    • Tanggal 24 Maret: Surat Edaran Nomor 045.4/0422/GUB tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan pada SMA/SMK/SLB Provinsi Kaltara dalam Masa Darurat Penyebaran COVID-19
    • Tanggal 24 Maret: Imbauan Gubernur kepada Masyarakat Nomor 360/004/GT-Covid-19/III/2020
    • Tanggal 30 Maret: Surat Edaran Gubernur Nomor 800/144/BO/GUB tentang Penyesuaian Sistem Kerja ASN dan Non-ASN dalam Upaya Pencegahan COVID-19 di Lingkungan Pemprov Kaltara.

30/03/2020

Refocusing Anggaran

  • Pemprov Kaltara, mengalokasikan anggaran lewat realokasi dan refocusing anggaran APBD. Nilainya sebesar Rp 39 miliar lebih. Dan akan ditambah menjadi Rp 60,9 miliar. Tanggal 30 Maret: Pemberitahuan Nomor 900/0443/BPKAD/GUB tentang Perubahan Pergub Kaltara Nomor 48 Tahun 2019 tentang Perubahan Penjabaran APBD TA 2020

Penggunaan anggaran, untuk tiga prioritas. Yaitu penanganan kesehatan (pengadaan alkes, obat, penanganan pasien, penyiapan ruang isolasi, APD), penanganan dampak sosial dan ekonomi (bntuan untuk penumbuha ekonomi), serta untuk jaringan pengaman sosial bagi warga terdampak (bantuan sosial). Di samping itu alokasi anggaran untuk pencegahan dan pengamanan, termasuk biaya warga yang diisolasi.

31/03/2020

Melakukan Pendistribusian Bantuan

  • Kaltara secara berkala mendapatkan bantuan APD (alat pelindung diri) dari Pusat melalui Gugus Tugas. APD telah didistribusikan ke rumah-rumah sakit rujukan, juga ke Dinas Kesehatan kabupaten/kota.
  • Memastikan ketersediaan sembako berikut stabilitas harganya harus aman.
  • Melalui sumbangan gaji gubernur dan gaji 3.877 aparatur sipil negara Pemprov Kaltara. Bantuan uang tunai akan diberikan kepada masyarakat terdampak. Bantuan ini diharapkan ikut mengungkit daya beli masyarakat agar perekonomian mampu menanjak. Nilainya sekitar Rp 2 miliar, yang dibagi untuk 10.000 warga. di mana per KK menerima Rp 200.000.

25/04/2020

Status Darurat COVID-19

Menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Wabah COVID-19 di Kalimantan Utara hingga 25 April 2020 per Tanggal 27 Maret: Keputusan Gubernur Nomor 188.44/K-/2020, tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Wabah Covid-19 di Provinsi Kaltara

JARING PENGAMAN SOSIAL PENANGAAN COVID-19 PROVINSI KALIMANTAN UTARA (KEMENSOS & PEMPROV KALTARA)

  • Kuota BST (Bantuan Sosial Tunai) se-Kalimantan

    •  1. Kalbar 200.000 KPM
    •  2. Kalteng 75.000 KPM
    •  3. Kalsel 170.000 KPM
    •  4. Kaltim 100.000 KPM
    •  5. Kaltara 27.000 KPM

    NB: Rp 600 Ribu/KPM/Bulan (April, Mei, Juni)

  • Rekapitulasi Kuota BLT Pendataan Pemprov Kaltara

    • 1. Tarakan 4.551 KPM
    • 2. Bulungan 3.244 KPM
    • 3. Nunukan 7.845 KPM
    • 4. Malinau 4.201 KPM
    • 5. Tana Tidung 3.144 KPM

    TOTAL 15.190 KPM

  • Penerima Program Sembako Bulan April Provinsi Kaltara

      • 1. Tarakan 5.529 KPM
      • 2. Bulungan 3.933 KPM
      • 3. Nunukan 8.095 KPM
      • 4. Malinau 2.476 KPM
      • 5. Tana Tidung 827 KPM

    TOTAL 11.398 KPM

    NB: Rp 200 Ribu/KPM/Bulan

  • Perluasan Program SEMBAKO Provinsi Kaltara April-Desember 2020

      • 1. Tarakan 2.524 KPM
      • 2. Bulungan 871 KPM
      • 3. Nunukan 157 KPM
      • 4. Malinau 94 KPM
      • 5. Tana Tidung 901 KPM

    TOTAL 4.547 KPM

    NB: Rp 200 Ribu/KPM/Bulan

  • Bantuan Pemprov Kaltara Dampak Covid-19 Tahap I

      • 1. Tarakan 1.750 KPM
      • 2. Bulungan 1.450 KPM
      • 3. Nunukan 1.000 KPM
      • 4. Malinau 575 KPM
      • 5. Tana Tidung 170 KPM

    TOTAL 4.945 KPM

    NB: Rp 200 Ribu/KPM/Bulan

  • Bansos PKH Tahap II 2020 Provinsi Kaltara

      • 1. Tarakan 3.071 KPM Rp 2.881.400.000
      • 2. Bulungan 2.734 KPM Rp 2.201.250.000
      • 3. Nunukan 5.298 KPM Rp 4.663.600.000
      • 4. Malinau 1.241 KPM Rp 1.231.275.000
      • 5. Tana Tidung 544 KPM Rp 450.775.000

    TOTAL 12.888 KPM Rp 11.428.300.000

    NB: Rp 200 Ribu/KPM/Bulan

Hotline COVID-19 KALTARA whatsapp